Kendari – Memasuki hari ketiga pelaksanaan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kota Kendari, personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara terus menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalismenya dalam menjaga keamanan melalui kegiatan sterilisasi di sejumlah area utama venue kegiatan, Senin (13/10/2025).
Pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sulawesi Tenggara Nomor: Sprin/1449/X/PAM.3.3./2025 tentang sterilisasi area kegiatan STQH Nasional XXVIII di Kota Kendari. Kegiatan sterilisasi dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai, menyasar beberapa titik strategis pelaksanaan kegiatan, antara lain Aula Kampus IAIN dan eks MTQ, Aula Kemendikbud, serta Aula BPMP Sultra.
Sterilisasi di tiap lokasi dipimpin oleh perwira penanggung jawab, yaitu:
AKP I Made Edy Sastrawan di Aula Kampus IAIN dan eks MTQ,
IPDA I Nyoman Alit Trinadi Arta, S.H. di Aula Kemendikbud, dan
IPDA Muh. Nur HN, S.H. di Aula BPMP Sultra.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berada di bawah komando Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra, Kompol Asri Diyni, S.E., M.M.
Dalam keterangannya, Kompol Asri Diyni menegaskan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bentuk nyata dari tugas pokok Detasemen Gegana dalam memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan tamu undangan STQH Nasional 2025.
“Sterilisasi dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Setiap area diperiksa secara menyeluruh oleh tim Jibom, KBR, dan unit pendukung lainnya untuk memastikan tidak adanya ancaman bahan peledak maupun zat berbahaya yang dapat mengganggu jalannya kegiatan,” ujar Kompol Asri Diyni.
Seluruh rangkaian kegiatan sterilisasi berjalan aman, tertib, dan lancar.
Tidak ditemukan adanya barang atau benda mencurigakan yang mengandung bahan peledak, kimia, biologi, maupun radioaktif berbahaya.
Seluruh kegiatan sterilisasi telah dilaksanakan sesuai dengan SOP dan prosedur keamanan yang berlaku.
Setelah kegiatan selesai, pengamanan lokasi diserahkan kembali kepada Perwira Pengendali (Padal) Pengamanan Obyek masing-masing.













