Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan sterilisasi Komposit II Gegana di Gereja Santo Fransiscus Xaverius, sebagai bagian dari upaya menjamin keamanan dan ketertiban jalannya kegiatan ibadah umat Kristiani.
Kegiatan sterilisasi tersebut didampingi langsung oleh Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimobda Sultra, Kompol Asri Diyni, S.E., M.M., yang memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, personel Komposit II Gegana melakukan penyisiran secara menyeluruh di area dalam dan luar gereja, meliputi ruang ibadah, altar, kursi jemaat, area parkir, hingga titik-titik yang dinilai rawan. Pemeriksaan dilakukan menggunakan peralatan khusus pendeteksi bahan peledak dan barang berbahaya lainnya.
Kompol Asri Diyni menegaskan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan langkah preventif Polri, khususnya Korps Brimob, dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melaksanakan ibadah.
“Sterilisasi ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar Kompol Asri Diyni.
Hasil dari kegiatan sterilisasi tersebut tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun ancaman berbahaya, sehingga Gereja Santo Fransiscus Xaverius dinyatakan dalam kondisi aman dan steril.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Detasemen Gegana Satbrimobda Sultra berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan.













