KENDARI – Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan terhadap tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dalam agenda persidangan tindak pidana korupsi yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari, Selasa (24/2/2026).
Pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran proses peradilan serta menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama jalannya sidang. Tahanan yang merupakan bagian dari proses hukum yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut mendapatkan pengawalan ketat sejak keberangkatan menuju lokasi persidangan hingga kembali ke tempat penahanan.
Setibanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kendari, personel Detasemen Gegana langsung melakukan sterilisasi area guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah ini mencakup pemeriksaan menyeluruh di sekitar ruang sidang, jalur akses keluar-masuk, serta titik-titik yang dianggap rawan, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Komandan Satuan Brimob Polda Sultra melalui keterangan resminya menegaskan bahwa keterlibatan Detasemen Gegana dalam pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel. “Kami memastikan seluruh proses pengamanan dan pengawalan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur, dengan mengedepankan sikap humanis namun tetap tegas,” ujarnya.
Selama persidangan berlangsung, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di area dalam dan luar gedung pengadilan, guna mengantisipasi potensi gangguan maupun aksi yang dapat menghambat jalannya proses hukum. Kehadiran aparat kepolisian ini sekaligus memberikan rasa aman kepada majelis hakim, jaksa penuntut umum, penasihat hukum, serta masyarakat yang mengikuti jalannya persidangan.
Kegiatan pengamanan dan pengawalan tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Situasi di sekitar pengadilan terpantau terkendali hingga seluruh rangkaian sidang selesai dilaksanakan.
Melalui pelaksanaan tugas ini, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung supremasi hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik.













