KOLAKA UTARA, 3 November 2025 – Dalam rangka menjaga kesiapsiagaan operasional dan memelihara stamina tempur, puluhan personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan program Pembinaan Fisik (Binsik) intensif di siang hari. Kegiatan ini dipusatkan di Markas Komando (Mako) Batalyon C Pelopor di Kolaka Utara, Senin (3/11).
Kegiatan yang digelar di tengah cuaca terik ini bukanlah tanpa alasan. Sebagai pasukan elite Polri, personel Brimob dituntut untuk selalu berada dalam kondisi fisik prima, siap menghadapi segala skenario tugas yang berintensitas tinggi, kapan pun dan dalam kondisi cuaca apa pun.
Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sultra, dalam keterangannya, menegaskan bahwa latihan fisik di siang hari merupakan bagian penting dari program adaptasi dan penguatan mental.
“Tugas di lapangan tidak pernah mengenal waktu, baik itu pagi, malam, ataupun siang hari saat cuaca sedang panas. Kami melatih personel agar terbiasa dengan tekanan fisik di bawah kondisi ekstrem, sehingga daya tahan tubuh dan fokus mereka tetap terjaga saat menjalankan tugas,” ujar Danyon.
Rangkaian binsik siang itu diawali dengan apel kesiapan dan pemanasan dinamis untuk menghindari cedera. Personel kemudian melaksanakan lari ketahanan mengelilingi kompleks Mako dengan mengenakan perlengkapan standar. Latihan tidak berhenti di situ, namun dilanjutkan dengan sesi latihan kekuatan (strength training) dan sirkuit taktis, yang meliputi push-up, sit-up, pull-up, dan berbagai gerakan fungsional lainnya.
Meskipun keringat membasahi seragam mereka, seluruh personel menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi, serta menyelesaikan setiap materi latihan dengan disiplin.
Danyon menambahkan bahwa pembinaan fisik ini adalah investasi utama untuk menunjang profesionalisme. “Fisik yang bugar adalah modal dasar profesionalisme seorang anggota Brimob. Dengan stamina yang terjaga, kami memastikan bahwa Batalyon C Pelopor selalu siap bergerak cepat untuk merespons panggilan tugas negara, demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara,” tutupnya.













