Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Daerah Kolaka Utara dan Polres Kolaka Utara melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal IV bertempat di Desa Lawolatu, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Sabtu 22 November 2025
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jajaran Brimob dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat. Penanaman jagung yang dilaksanakan secara terpadu tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pangan di wilayah Kolaka Utara, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendukung program pemerintah pusat terkait swasembada komoditas strategis.
Dansat Brimob Polda Sultra melalui Komandan Batalyon C Pelopor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Brimob terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, upaya peningkatan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh unsur, termasuk institusi kepolisian.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan ekonomi masyarakat dapat berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Daerah Kolaka Utara mengapresiasi sinergi antara Batalyon C Pelopor, Polres Kolaka Utara, serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman jagung kuartal IV ini diharapkan menjadi pemicu semangat masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penanaman jagung tersebut melibatkan personel Brimob, aparat pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Selain penanaman, kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi mengenai teknik pertanian yang baik serta pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Kolaka Utara dapat meningkat secara signifikan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kebutuhan pangan regional maupun nasional. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah dapat menghasilkan dampak yang konstruktif bagi masyarakat luas.













