Detasemen GeganaSterilisasi Gereja

Komposit II Gegana Satbrimobda Sultra Laksanakan Sterilisasi Gereja KIBAID Demi Menjamin Keamanan

×

Komposit II Gegana Satbrimobda Sultra Laksanakan Sterilisasi Gereja KIBAID Demi Menjamin Keamanan

Sebarkan artikel ini

Dalam rangka menjamin rasa aman dan kenyamanan umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah, Komposit II Detasemen Gegana Satuan Brimob Daerah Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan sterilisasi di Gereja KIBAID. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah dan perayaan hari besar keagamaan.

Sterilisasi dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir seluruh area gereja, baik di dalam maupun di luar bangunan. Personel Komposit II Gegana menggunakan peralatan khusus pendeteksi bahan peledak dan barang berbahaya lainnya, serta menerapkan prosedur standar operasional yang ketat guna memastikan tidak adanya ancaman yang dapat membahayakan jemaat maupun pengurus gereja.

BACA JUGA:  Danden Gegana Berikan Pembekalan dan Arahan Strategis kepada Personel BAJA di Mapolda Sultra

Selain melakukan pemeriksaan fisik, personel Gegana juga berkoordinasi dengan pengurus gereja dan aparat keamanan setempat untuk memberikan imbauan terkait kewaspadaan serta langkah-langkah pengamanan mandiri. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan menumbuhkan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.

BACA JUGA:  Sterilisasi Gereja Maranatha Lepo-Lepo, Detasemen Gegana Satbrimobda Sultra Pastikan Keamanan Ibadah Natal dan Tahun Baru 2025

Kegiatan sterilisasi ini merupakan wujud nyata komitmen Satbrimobda Sulawesi Tenggara dalam memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Dengan kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat, diharapkan tercipta suasana ibadah yang aman, tertib, dan khidmat.

Satbrimobda Sultra terus menegaskan kesiapannya untuk hadir dan bertindak cepat dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada objek-objek vital dan tempat ibadah, sebagai bagian dari tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.