Dalam rangka meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan latihan Pengendalian Huru-Hara (PHH) dan Anti Anarkis.
Kegiatan latihan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kemampuan personel guna memastikan setiap anggota memiliki keterampilan, kedisiplinan, serta profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan tugas di lapangan. Dalam latihan ini, personel dilatih berbagai teknik dasar hingga taktik lanjutan dalam menghadapi situasi massa yang berpotensi menimbulkan kerusuhan maupun tindakan anarkis.
Materi latihan yang diberikan meliputi formasi pengendalian massa, penggunaan perlengkapan PHH, teknik pergerakan taktis, hingga simulasi penanganan massa anarkis. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara terstruktur dan terukur dengan tetap mengedepankan prosedur standar operasional yang berlaku.
Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sultra menegaskan bahwa latihan PHH dan Anti Anarkis merupakan kegiatan rutin yang sangat penting bagi setiap personel Brimob. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesiapan operasional serta meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi kapan saja.
Melalui latihan ini diharapkan seluruh personel Batalyon B Pelopor dapat semakin sigap, profesional, serta mampu bertindak secara tepat dan terukur dalam mengendalikan situasi di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antar personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan adanya latihan yang berkelanjutan, Satuan Brimob Polda Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tenggara.













