Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan respon cepat terhadap potensi bencana alam di wilayah Sulawesi Tenggara, personel Tim Search and Rescue (SAR) Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara mendirikan Posko Siaga SAR sebagai pusat koordinasi dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.
Pendirian Posko Siaga SAR tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Sat Brimob Polda Sultra dalam memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada situasi darurat bencana seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu keselamatan warga.
Personel SAR Sat Brimob Polda Sultra tampak sigap menyiapkan berbagai perlengkapan pendukung operasional, mulai dari peralatan evakuasi, perlengkapan medis, alat komunikasi, hingga kendaraan taktis dan perahu karet yang siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat. Selain itu, keberadaan posko juga difungsikan sebagai pusat informasi, pemantauan situasi, serta titik koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan.
Dansat Brimob Polda Sultra menyampaikan bahwa pembentukan Posko Siaga SAR ini merupakan langkah antisipatif guna memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi kapan saja. Ia menegaskan bahwa personel Brimob akan selalu hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.
“Melalui Posko Siaga SAR ini, kami ingin memastikan bahwa personel selalu siap bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujarnya.
Dengan semangat pengabdian dan jiwa kemanusiaan, personel SAR Sat Brimob Polda Sultra terus bersiaga selama 24 jam guna memantau perkembangan situasi di sejumlah wilayah rawan bencana. Kehadiran Posko Siaga SAR ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kesiapan aparat dalam menghadapi kondisi darurat.
Langkah cepat yang dilakukan Sat Brimob Polda Sultra tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata Polri dalam menjaga keselamatan dan membantu warga di tengah ancaman bencana alam.













