KOLAKA – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Dedi Prasetyo melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara dengan agenda utama meninjau lokasi pembangunan Markas Komando (Mako) Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sultra yang terletak di Desa Lamedae, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.
Kegiatan peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Polri dalam memperkuat sarana dan prasarana guna mendukung pelaksanaan tugas operasional di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam kunjungannya, Wakapolri didampingi oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Sultra, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kolaka.
Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan Mako Batalyon C Pelopor memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel Brimob dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk penanganan konflik sosial, bencana alam, hingga tugas-tugas kemanusiaan lainnya.
“Pembangunan ini harus direncanakan dan dilaksanakan dengan baik agar mampu mendukung tugas operasional secara maksimal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi institusi Polri dan masyarakat,” ujar Wakapolri di sela-sela kegiatan peninjauan.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan serta pemanfaatan fasilitas tersebut ke depannya.
Sementara itu, pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa pembangunan Mako Batalyon C Pelopor ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan dan respons cepat Satuan Brimob di wilayah Kolaka dan sekitarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar, serta ditutup dengan peninjauan langsung titik-titik strategis lokasi pembangunan guna memastikan kesiapan lahan dan perencanaan konstruksi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Dengan adanya pembangunan Mako tersebut, diharapkan kehadiran Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.













