KENDARI – Plh. Kabag Ops Kompol Dr. Gusti K. Sulastra, M.H., menyampaikan materi mengenai urutan dan tahapan penanganan aksi unjuk rasa oleh Polri dalam kegiatan Disaster Drill Gempa Bumi dan Barisan Relawan Pemadam Kebakaran yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan, serta pemahaman seluruh peserta dalam menghadapi berbagai potensi situasi darurat dan gangguan keamanan yang dapat terjadi di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Dr. Gusti K. Sulastra, M.H., menjelaskan secara sistematis tahapan-tahapan yang dilakukan Polri dalam penanganan aksi unjuk rasa. Materi yang disampaikan meliputi langkah-langkah persiapan, tindakan preemtif dan preventif, pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, hingga tahapan penanganan apabila terjadi peningkatan eskalasi situasi.
Ia menekankan bahwa setiap pelaksanaan tugas pengamanan harus dilaksanakan secara profesional, terukur, proporsional, serta tetap mengedepankan prinsip penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain memberikan pemahaman mengenai tahapan penanganan unjuk rasa, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan penguatan koordinasi antara aparat keamanan, instansi terkait, serta unsur relawan. Sinergitas tersebut dinilai penting dalam menciptakan kesiapsiagaan bersama menghadapi berbagai potensi bencana maupun situasi kontinjensi.
Melalui kegiatan Disaster Drill Gempa Bumi dan pembinaan Barisan Relawan Pemadam Kebakaran ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Diharapkan materi yang disampaikan dapat menjadi bekal pengetahuan bagi para peserta dalam memahami mekanisme penanganan situasi keamanan serta pentingnya kesiapsiagaan, koordinasi, dan kerja sama dalam menghadapi berbagai potensi gangguan maupun keadaan darurat.
Dengan adanya kegiatan tersebut, sinergi antara Polri, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, serta seluruh unsur terkait diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan serta situasi kontinjensi di wilayah Sulawesi Tenggara.













