Kendari – Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui kegiatan pengantaran siswa sekolah menggunakan layanan Bus Sekolah Gratis. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kenyamanan pelajar, khususnya di wilayah Kota Kendari.
Kegiatan pengantaran siswa tersebut dilaksanakan secara rutin dengan menyasar pelajar tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah yang berada di sejumlah titik padat lalu lintas. Bus sekolah milik Sat Brimob Polda Sultra mulai beroperasi sejak pagi hari, menjemput siswa di titik-titik yang telah ditentukan dan mengantarkan mereka langsung ke sekolah masing-masing.
Komandan Satuan Brimob Polda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi generasi muda. Selain membantu meringankan beban orang tua, program ini juga bertujuan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.
“Melalui layanan bus sekolah gratis ini, kami berharap para siswa dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman, tertib, dan tepat waktu. Ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung kelancaran aktivitas pendidikan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, personel Sat Brimob Polda Sultra turut memberikan imbauan kepada para siswa agar selalu disiplin, mematuhi aturan, serta menjaga sikap dan etika selama berada di dalam kendaraan. Para personel juga memastikan kondisi bus dalam keadaan layak jalan dan aman digunakan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa, guru, maupun orang tua. Mereka mengapresiasi langkah Sat Brimob Polda Sultra yang dinilai sangat membantu, terutama bagi siswa yang memiliki keterbatasan akses transportasi ke sekolah.
Dengan adanya program Bus Sekolah Gratis ini, Sat Brimob Polda Sultra berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang aman, nyaman, dan bersemangat dalam menempuh pendidikan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Sulawesi Tenggara.













